โ† Kembali ke Ruang Keilmuan
Fiqih Sehari-hari

Keutamaan Shalat Istikharah: Penuntun Mengambil Keputusan Terbaik

ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ๏ทบ ูŠูุนูŽู„ู‘ูู…ูู†ูŽุง ุงู„ูุงุณู’ุชูุฎูŽุงุฑูŽุฉูŽ ูููŠ ุงู„ุฃูู…ููˆุฑู ูƒูู„ู‘ูู‡ูŽุง ูƒูŽู…ูŽุง ูŠูุนูŽู„ู‘ูู…ูู†ูŽุง ุงู„ุณู‘ููˆุฑูŽุฉูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู

"Rasulullah SAW senantiasa mengajari kami shalat istikharah dalam setiap urusan sebagaimana beliau mengajari kami sebuah surat dari Al-Qur'an. (HR. Bukhari)"

Ketika dihadapkan pada dua pilihan penting dalam hidupโ€”seperti urusan jodoh, pekerjaan, atau keputusan besar keluargaโ€”shalat sunnah istikharah menjadi lentera penunjuk kebaikan.

Lafadz doa istikharah setelah shalat 2 rakaat:

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฃูŽุณู’ุชูŽุฎููŠุฑููƒูŽ ุจูุนูู„ู’ู…ููƒูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุณู’ุชูŽู‚ู’ุฏูุฑููƒูŽ ุจูู‚ูุฏู’ุฑูŽุชููƒูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ู…ูู†ู’ ููŽุถู’ู„ููƒูŽ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู…ูุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุชูŽู‚ู’ุฏูุฑู ูˆูŽู„ูŽุง ุฃูŽู‚ู’ุฏูุฑูุŒ ูˆูŽุชูŽุนู’ู„ูŽู…ู ูˆูŽู„ูŽุง ุฃูŽุนู’ู„ูŽู…ูุŒ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุนูŽู„ู‘ูŽุงู…ู ุงู„ู’ุบููŠููˆุจู

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pilihan kepada-Mu dengan ilmu-Mu, memohon kekuatan kepada-Mu dengan kekuasaan-Mu, dan memohon dari karunia-Mu yang agung. Karena sesungguhnya Engkau Maha Kuasa sedang aku tidak berkuasa, Engkau Maha Mengetahui sedang aku tidak mengetahui, dan Engkaulah Dzat Yang Maha Mengetahui segala perkara yang gaib."

Petunjuk istikharah seringkali hadir berupa ketetapan hati yang tenang dan kemudahan jalannya perkara.

๐Ÿ“š Kitab / Rujukan Referensi: Shahih Al-Bukhari no. 1162