← Kembali ke Ruang Keilmuan
Lainnya

Adab Tidur & Bangun Tidur Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا

"Dengan nama-Mu ya Allah, aku mati dan aku hidup. (HR. Bukhari)"

Tidur seorang mukmin bernilai ibadah apabila diawali dengan adab syar'i dan niat mengistirahatkan tubuh agar bugar kembali dalam menunaikan kewajiban esok hari.

Sunnah sebelum tidur:

1. Berwudhu sebagaimana wudhu shalat.

2. Mengibaskan sprei/tempat tidur sebanyak tiga kali.

3. Membaca Ayat Kursi, Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas lalu mengusapkannya ke anggota tubuh.

4. Berbaring menghadap ke sisi kanan lambung.

5. Membaca doa tidur:

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ

"Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati."

Doa saat terbangun di pagi hari:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

"Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami (tidur), dan hanya kepada-Nya kami akan dibangkitkan."

📚 Kitab / Rujukan Referensi: Shahih Al-Bukhari no. 6312, Kitab Ad-Da'awat